Penjelasan Lengkap Tentang Mata Uang Digital Kripto Iota

Encrypting your link and protect the link from viruses, malware, thief, etc! Made your link safe to visit.

IOTA ialah teknologi buku besar yang memfasilitasi transaksi antar perangkat di Internet of Things (IoT)  yang  menawarkan solusi untuk biaya transaksi dan skabilitas dengan menyingkirkan blok dan rantai sebagai gantinya diharuskan memverifikasi dua transaksi sebelumnya.


 IOTA adalah teknologi buku besar yang memfasilitasi transaksi antar perangkat di Internet Penjelasan Lengkap Tentang Mata Uang Digital Kripto  IOTA



Pertumbuhan teknologi Bitcoin dan Blockchain telah mendorong berbagai pengembang untuk berlomba-lomba melakukan melaksanakan penelitian lebih lanjut dan telah tumbuh semakin cepat, bahkan beberapa orang yang belum pernah mendengar cryptocurrency atau tahu ihwal bagaimana cara kerjanya ingin mengekplorasi lebih jauh dan ikut melaksanakan investasi  di sektor ini.

Teknologi Blockchain dan mata uang kripto dikala ini telah menjadi platform paralel di mana orang-orang sudah mulai melaksanakan transaksi. Seperti yang kita tahu bahwa sistem baru terus mengantikan sistem yang ada sebab beberapa kasus yang ada dengan sistem ketika ini. Pada artikel ini penulis ingin mencoba melaksanakan ekplorasi lebih jauh yang mungkin akan membantu untuk memahami  dengan lebih baik. perihal mata uang digital IOTA.

Teknologi Buku Besar IOTA

Sementara, Bitcoin dan Ethereum memanfaatkan teknologi blockchain untuk memproses transaksi di buku besar, IOTA menggunakan tangle yang disebut Direct Acyclic Graph atau DAG. Sistem ini berbeda dari  blockchain alasannya tangle menggunakan buku besar untuk menyimpan transaksi ke  dalam protokol tangle.

Selanjutnya, transaksi-transaksi yang terjadi di protocol tangle terhubung melalui edge.Nah,  edge ini berfungsi untuk mempresentasi dari transaksi yang divalidasi pada jaringan Tangle. Cara kerjanya yaitu transaksi gres yang terjadi pada jaringan harus memvalidasi setidaknya dua transaksi sebelumnya sebelum dapat divalidasi.

 IOTA adalah teknologi buku besar yang memfasilitasi transaksi antar perangkat di Internet Penjelasan Lengkap Tentang Mata Uang Digital Kripto  IOTA


Tidak ibarat jaringan berbasis blockchain yang transaksinya di validasi oleh penambang ataupun fiktur lain. Pada  jaringan Tangle, tidak ada penambang alasannya setiap pengguna yang melakukan transaksi di dalam jaringan Tangle yaitu penambang. IOTA menggunakan Hashcash sebagai algoritma pembuktian kerja tetapi pada tingkat kesulitan yang jauh lebih rendah yang memungkinkan perangkat biasa mirip ponsel, router internet dan laptop untuk bergabung dengan jaringan Tangle.

Dengan daya hashing yang jauh lebih rendah yang diharapkan untuk bergabung dengan jaringan Tangle, ekonomi alat berat yang coba dibina IOTA menjadi jauh lebih konkret. Melalui penggunaan jaringan Tangle, mesin akan mampu bertransaksi satu sama lain. Mobil bisa membayar parkir mereka sendiri, rumah-rumah mampu membayar tagihan listrik mereka sendiri, dan penggunaan lain yang tidak terbatas.

Fiktur Utama  IOTA

Karena IOTA tidak memakai jaringan konsensus menyerupai konsensus teknologi blockchain pada umumnya yang menggunakan algoritma khusus untuk memverifikasi tansaksinya. Namun,  jaringan Tangle memeliki keuntungan untuk mengatasi skalabilitas, Transaksi mikro, Messaging Authenticated Messaging (MAM) dan Resistensi kuantum.

Skalabilitas

Karena bagaimana protokol Tangle diatur dan diimplementasikan, skalabilitasnya hampir tak terbatas. Berbeda dengan jaringan berbasis blockchain, yang lambat karena lebih banyak pengguna ditambahkan, Tangle tolong-menolong menjadi jauh lebih cepat.

Karena, semakin banyak pengguna bergabung ke dalam jaringan Tangle dan melaksanakan transaksi maka waktu validasi akan lebih cepat. Daya hashing yang lebih rendah dibutuhkan untuk melaksanakan transaksi melalui jaringan Tangle juga merupakan insentif embel-embel bagi pengguna gres untuk menggunakan Tangle.

Transaksi Mikro

Karena transaksi yang terjadi pada jaringan Tangle juga memvalidasi transaksi sebelumnya, maka biaya transaksi yang dihasilkan tidak dibebankan, pada biaya transaksi sama sekali. Oleh sebab itu, kemungkinan transaksi mikro bisa dilakukan melalui jaringan Tangle, yang tidak sanggup dilakukan pada jaringan berbasis blockchain alasannya yakni biaya transaksi. Dengan kata lain, pengguna mampu melaksanakan nilai transaksi sekecil apapun melalui  jaringan Tangle .

Resistensi kuantum

Berbeda dengan jaringan berbasis blockchain lainnya, Tangle yakni anti-kuantum. Dengan kemajuan teknologi, ada kemungkinan bahwa sistem yang dulu dianggap kondusif, mungkin gotong royong terdiri dari komputer kuantum. Karena kekuatan komputasi superior yang ditawarkan oleh komputer kuantum, beberapa teknologi berbasis blockchain mungkin rentan terhadap serangan di beberapa titik di masa depan. 

Namun, alasannya ialah penggunaan Tangle pada tanda tangan Winternitz One-Time, mampu diklaim bahwa protokol Tangle ialah resisten-kuantum.

Messaging Authenticated Messaging (MAM)

Protokol Tangle juga memungkinkan node untuk bertukar data terotentikasi dan terenkripsi. Sifat tahan kuantum dari protokol Tangle memastikan data yang dikirim dari jaringan Tangle juga tahan terhadap serangan apa pun oleh komputer kuantum. MAM juga memungkinkan untuk membuatkan data dengan pihak tertentu.

Transfer data

Fitur lain dari protokol Tangle ialah transmisi data melalui jaringan. IOTA memungkinkan pengguna untuk membuat terusan komunikasi antar perangkat. Sehingga, cData yang dikirim melalui jalan masuk komunikasi ini sepenuhnya dikonfirmasi.

Detail Teknis



IOTA  diluncurkan pada 11 Juni 2016, visi IOTA yaitu menjadi platform untuk transaksi mesin-ke-mesin (M2M). Pendiri IOTA memulai perusahaan sesudah bekerja di industri IoT, dan mereka beropini bahwa biar IoT menjadi yang paling berkhasiat, perangkat di jaringan perlu mengembangkan dan mengalokasikan sumber daya secara efisien.

Internet of Things sudah menjadi kekuatan utama dalam ekonomi dunia, Perusahaan menciptakan kamera, sensor, dan perangkat lain untuk memantau kondisi di pabrik, jalur pelayaran, peternakan, toko, dan rumah. Menurut penelitian dari Gartner , IoT tumbuh hingga 8,4 miliar perangkat pada tahun 2017, dan prospek untuk pertumbuhan masa depan ialah eksponensial.

Walaupun, mata uang digital melalui perkembangan yang lebih baru yang memfokuskan pemabayran digital sebagai ciri khas teknologi ini. Namun, proyek terkait dengan perangkat IoT masih belum membuktikan peformanya alasannya yaitu terkendala dilema umum menyerupai Skalabilitas. Karean fokus IOTA untuk merampungkan skalabilitas dengan biaya nol, hal ini memungkinkan miliaran perangkat IoT dapat menggunakannya.

Belum ada Komentar untuk "Penjelasan Lengkap Tentang Mata Uang Digital Kripto Iota"

Posting Komentar