Mengapa Teknologi Blockchain Dianggap Sebagai Sistem Yang Tidak Dapat Dipercaya (Trustless) ?
Encrypting your link and protect the link from viruses, malware, thief, etc! Made your link safe to visit.

Blockchain memperlihatkan suatu keadaan yang tidak terbatas hanya pada sebuah perubahan saja tetapi manfaat revolusioner seperti desentralisasi, keamanan, privasi, dan transparansi. Sehingga, kombinasi dari semua manfaat tersebut mengakibatkan kualitas blockchain yang paling dalam, yaitu sebagai sistem yang tidak dipercaya (Trustless).
Sebagaimna yang sudah dikatan bahwa sistem yang tidak dipercaya (Trustless) bahwa model menyerupai ini tidak memerlukan kepercayaan untuk berinteraksi dan bertransaksi dengan kondusif. Dalam sistem tanpa kepercayaan, Anda tidak harus mempercayai orang lain untuk melaksanakan transaksi, tetapi Anda dapat melakukannya sendiri tanpa pihak ke tiga.
Kepercayaan yaitu dasar di mana kita membuat keputusan ketika bertransaksi dengan pihak lain. Kepercayaan memberitahu kita apakah pihak yang kita berinteraksi sanggup dipercaya atau tidak. Salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh pengguna internet yaitu mereka tidak tahu siapa yang harus dipercaya dan siapa yang tidak dipercaya.
Oleh alasannya itu, sistem yang tidak sanggup dipercaya itu penting karena akan memastikan kemampuan kita untuk mempercayai sistem yang tidak bergantung pada niat dari pihak tertentu yang berniat jahat, sebaliknya kita sanggup mempercayai kita sendiri dikala melakukan transaksi.
Teknologi Blockchain mampu membawa 'kepercayaan' pada sistem dan mengakhiri keraguan pengguna internet terhadap kepercayaan orang lain. Dalam teknologi blockchain pihak ketiga sanggup sepenuhnya diganti oleh kriptologi yaitu Protokol konsensus yang kompleks yang dijalankan oleh para peserta di jaringan. Dengan demikian, protokol failsafe ini menghilangkan kebutuhan mediator, sehingga mengurangi keseluruhan biaya transaksi.
Blockchain tidak hanya memfasilitasi transaksi, tetapi juga tidak diragukan lagi bisa pertanda kepemilikan apa pun (baik itu informasi, properti, atau konten apa pun), tanpa memerlukan otoritas pusat. elain itu, kontrak-kontrak cerdas yang dijalankan sendiri mengakhiri kemungkinan sengketa apa pun terkait pemenuhan tanggung jawab atau kewajiban suatu pihak.
Aspek blockchain yang mampu dipertanggungjawabkan ini memperlihatkan kontribusi lebih lanjut pada sifat tanpa kepercayaannya dengan sepenuhnya menghilangkan gagasan ihwal kontrak yang berselisih dan ketergantungan kita pada dokumen.
Kontrak bakir secara otomatis dijalankan setelah kondisi-kondisi tertentu disetujui sepenuhanya sebelum itu. Metode ini tidak seolah-olah kontrak tradisional karena sanggup menjalankan fungsi apa pun ke tingkat yang paling mikro. Misalnya, kontrak cerdas akan dijalankan ketika perusahaan pengiriman dan logistik mendapat barang pesanan dari produsen atau pemasok, dikarenakan telah dikondisikan dalam kontrak. Ini menghilangkan kebutuhan akan dokumen yang panjang dan kemungkinan kesalahan insan serta sistem otomatis yang tidak dapat berubah di mana tidak ada kepercayaan yang diperlukan
Perubahan dari ketergantungan pada insan ke buku besar yang tidak dapat dirusak dengan memanfaatkan kontrak cerdas ialah penting dalam industri mirip hukum, pengiriman dan logistik, perdagangan komoditas dan asuransi dll. Kontrak berakal, misalnya, bisa diterapkan untuk menjamin kualitas masakan di seluruh rantai pasokan. . Jadi, aplikasi potensial dari teknologi blockchain benar-benar tidak ada habisnya. Oleh karena itu, penting untuk memanfaatkan teknologi ini
Link will be apear in 15 seconds.
Well done! you have successfully gained access to Decrypted Link.
Belum ada Komentar untuk "Mengapa Teknologi Blockchain Dianggap Sebagai Sistem Yang Tidak Dapat Dipercaya (Trustless) ?"
Posting Komentar